Home » Masa Depan » Teknologi Transportasi Canggih dan Terbaru Tahun 2017

Teknologi Transportasi Canggih dan Terbaru Tahun 2017

Senin, Maret 20th 2017. | Masa Depan

Alat transportasi menjadi salah satu hal yang sangat penting keberadaannya. Hal tersebut terutama dirasakan di kota-kota besar. Kurang transportasi umum yang memadai menyebabkan terjadinya kemacetan yang sangat parah.

Tentu hal tersebut akan sangat mengganggu aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Dengan kebutuhan yang sangat tinggi untuk tersedianya sebuah alat transportasi yang baik, saat ini semakin banyak dikembangkan alat transportasi modern yang dirancang untuk menjadi alat transportasi umum yang digunakan secara luas di masa depan.

Beberapa alat transportasi tersebut dikembangkan dengan teknologi tinggi, sehingga memiliki kelebihan dibandingkan dengan alat transportasi yang kita kenal saat ini, seperti bus, kereta api, psawat terbang, mobil, dan sebagainya.

Perkembangan teknologi tersebut misalnya dapat dilihat dari sisi kecanggihan mesin, kecepatan kendaraan, keramahannya terhadap lingkungan, penggunaan bahan bakar yang irit, ataupun dari keamanan kendaraannya.

Baca Juga: 

Saat ini teknologi transportasi modern tengah berkembang dan mulai dikembangkan di beberapa negara. Tidak tertutup kemungkinan jika alat tersebut dirasa berhasil, pemasarannya akan dilakukan lebih luas dan menjangkau banyak negara di dunia, termasuk Indonesia.

Berikut ini akan disajikan beberapa contoh model transportasi gaya baru yang mulai dicoba di beberapa negara. Model transportasi manakah menurut Anda yang cocok untuk dikembangkan di Indonesia?

Teknologi ‘Glow in the Dark’ untuk jalur sepeda di Polandia

Sepeda adalah salah satu alat transportasi yang paling awal ditemukan. Tidak heran jika sepeda merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak dipakai hingga saat ini.

Meskipun saat ini sepeda telah dikembangkan sedemikian rupa (seperti sepeda motor), namun sepeda tradisional yang digerakkan dengan mengayuh pedal masih menjadi pilihan bagi beberapa orang.

Hal tersebut diantaranya karena sifat sepeda sebagai alat transportasi ramah lingkungan, dan juga menjadi alat yang bagus untuk berolahraga dalam keseharian.

Guna memanjakan para pengguna sepeda di wilayahnya, terdapat beberapa cara yang ditempuh oleh pemerintah kota untuk menyediakan fasilitas bagi masyarakatnya yang menggunakan sepeda. Hal ini misalnya dilakukan oleh pemerintah kota Lidzbark Warminski di Polandia Utara.

Jalan di Polandia

Jalan Menyala di Polandia

Pemerintah setempat mengembangkan teknologi untuk memanjakan para pengguna sepeda ketika  malam hari. Pencahayaan yang kurang memang menjadi salah satu hal yang cukup mengganggu ketika melakukan perjalanan dengan sepeda di malam hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkanlah teknologi ‘glow in the dark’ pada jalur khusus pesepeda. Teknologi ini membuat jalur sepeda pada malam hari menjadi bersinar.

Teknologi tersebut membuat jalur khusus pesepeda akan bersinar ketika malam hari, sehingga membuat jalur menjadi mudah untuk dilihat dan dilalui. Teknologi ini memanfaatkan energi yang diperoleh dari sinar matahari pada siang hari.

Terdapat partikel khusus pada aspal jalur sepeda tersebut yang membuatnya dapat bersinar di malah matahari. Partikel tersebut bernama luminophore, yang akan memancarkan cahaya biru yang indah pada jalur tersebut ketika matahari telah terbenam.

Teknologi ini cukup ramah lingkungan, dan tidak memerlukan suplai energi khusus, karena memanfaatkan tenaga matahari. Dengan teknologi ini, kegiatan bersepeda akan menjadi lebih mengasyikkan, dan tentunya akan lebih aman.

Kereta api super cepat di Jepang

Negara Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Berbagai macam teknologi baru terus bermunculan dari tahun ke tahun.

Salah satu teknologi terdepan yang dikembangkan di negeri sakura ini yaitu terknologi transportasi. Teknologi ini terus digenjot pengembangannya di negara ini, karena dianggap penting untuk terus meningkatkan layanan transportasi antar daerah di Jepang.

Kereta api menjadi jenis transportasi utama yang digunakan oleh masyarakat Jepang. Maka tidak mengherankan jika pengembangan teknologi alat transportasi ini menjadi perhatian utama pemerintah Jepang.

Teknologi per-keretapai-an Jepang sudah sangat mendunia. Berbagai terobosan-terobosan terbaru soal kereta api sering kita dengar dari negara asia timur ini.

Yang paling populer adalah pengembangan kereta super cepat, yang tiap tahunnya selalu dikembangkan dengan kecepatan yang semakin meningkat.

Terbaru, Jepang telah mengembangkan kereta berteknologi magnetic levitation (maglev) yang memiliki kecepatan di atas rata-rata. Bahkan, dari tes terakhir yang dilakukan, kecepatan kereta buatan Jepang ini mencatat rekor tercepat di dunia.

kereta maglev buatan Jepang

kereta maglev buatan Jepang

Tak tanggung-tanggung, kereta maglev Jepang ini tercatat memiliki kecepatan hingga 630 km/jam! Catatan ini melampaui rekor sebelumnya, yaitu 590 km/jam, yang juga dicatatkan oleh kereta cepat buatan Jepang.

Proyek kereta cepat inimasih terus dikembangkan. Teknologi ini direncanakan dapat dipakai secara reguler pada tahun 2027 mendatang.

Di masa mendatang, kereta super cepat ini juga akan dikembangkan ke negara-negara lain seperti Amerika Serikat. Hhmm.. Indonesia kapan ya?

Drone Ehang 184 di Qatar

Drone tidak hanya dapat berfungsi sebagai alat perekaman fotografi, melainkan dapat pula dikembangkan menjadi sebuah alat transportasi alternatif. Ya, hal tersebut coba dilakukan di negara Qatar.

Drone tersebut bernama Drone Ehang 184. Drone berukuran besar ini dipamerkan pada acara World Government Summit 2017. Drone ini merupakan produk buatan Tiongkok

Rencananya, drone Ehang 184 ini akan dipakai di Kota Dubai, Qatar. Drone ini akan dijadikan alternatif transportasi di kota tersebut.

Drone Ehang 184 diklaim mampu mengangkat penumpang hingga 100 kg. Dengan kemampuannya tersebut, setidaknya drone ini dapat mengangkut hingga dua orang penumpang dewasa. Alat ini tidaklah dirancang sebagai alat transportasi umum yang dapat mengangkut penumpang berjumlah banyak dalam sekali waktu.

Drone Ehang 184 Di Qatar

Drone Ehang 184 Di Qatar

Drone ini dirancang untuk dapat terbang hingga jarak 50 meter. Jarak yang belum terlalu jauh memang. Tapi sebagai sebuah proyek rintisan, kemampuannya sudah terbilang cukup bagus. Apalagi melihat sifatnya yang hanya merupakan pilihan alternatif.

Dengan kecepatan maksimum 160 km/jam, drone ini sudah memiliki kemampuan yang cukup baik untuk mengantarkan penumpangnya dengan cepat. Walaupun sepertinya masih ada yang meragukan keamanan dari alat transportasi baru ini.

Drone Ehang 184 ini rencananya akan mulai digunakan Juli mendatang. Apabila rangkaian uji coba dianggap sukses, tidak menutup kemungkinan drone transportasi ini akan dijual lebih luas lagi ke negara-negara lain.

Transit Elevated Bus (TEB) di Tiongkok

Bus adalah transportasi massal yang paling sering digunakan di berbagai wilayah di dunia. Untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengangkut lebih banyak penumpang, model transportasi ini terus dikembangkan oleh para pelaku transportasi.

Salah satu hal dilakukan adalah dengan merancang model yang modern dan dengan ditambahkan sentuhan teknologi yang canggih. Hal tersebut coba dilakukan di Tiongkok.

Negeri Tirai Bambu tersebut memperkenalkan Transit Elevated Bus (TEB). Bus ini bukanlah bus biasa. Ukurannnya yang jauh lebih besar, serta keunikan bentuknya yang futuristik, membuat bus ini lebih mirip seperti kereta api ketimbang bus.

Transit Elevated Bus (TEB) di Tiongkok

Transit Elevated Bus (TEB) di Tiongkok

TEB telah diuji coba kali pertama pada pertengahan tahun 2016 lalu. Bus ini memiliki bentuk seperti huruf U terbalik, sehingga mobil-mobil dan kendaraan lain dapat melintas melewati bagian bawah dari TEB ketika berada di jalanan. Desain ini dimaksudkan agar TEB tidak menyebabkan kemacetan karena memakan ruang di jalanan.

Bentuk bawah TEB menyerupai terowongan, sehingga akan memberikan jalur kepada kendaraan lain yang ingin mendahului TEB. Model transportasi umum ini punya jalur khusus yang telah dirancang u untuk mengurangi kemacetan yang cukup parah terjadi di Tiongkok.

TEB merupakan salah satu proyek besar dari negeri Tirai Bambu ini. Hal tersebut terlihat dari ukuran TEB yang cukup besar dan megah dibandingkan alat transportasi darat yang lain. TEB memiliki panjang 22 meter dan lebar 7,8 meter.

Dengan ukurannya yang besar tersebut, TEB dapat mengangkut hingga 300 orang sekaligus. Bahkan, karena sifatnya yang dapat dirangkai (seperti gerbong kereta), secara keseluruhan alat transportasi ini disebut-sebut mampu menampung hingga 1200 orang! Luar biasa bukan?

Pesawat Helios rancangan NASA

Berbicara tentang model transportasi umum alternatif, rasanya tidak akan lengap jika tidak memasukkan alat transportasi udara di dalamnya. Ya, jenis transportasi ini memang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan jenis transportasi yang lain.

Salah satu proyek yang sedang dikembangkan yaitu pesawat Helios. Pesawat ini memiliki bentuk yang tidak biasa, dan sekilas terlihat sangat unik apabila dibandingkan dengan desain pesawat pada umumnya.

Proyek ini merupakan proyek ambisius dari pemerintah Amerika Serikat. Pesawat Helios ini sendiri dikembangkan oleh Environmental Research Aircraft and Sensor Technology (ERAST) NASA. Proyek ini telah dimulai sejak awal 2000-an.

Pesawat Helios

Pesawat Helios

Pesawat Helios dirancang untuk penerbangan tinggi dan durasi yang cukup lama. Untuk bahan bakar, pesawat khusus ini akan menggunakan tenaga surya sebagai sumber energinya.

Pesawat ini sendiri masih berupa pengembangan. Beberapa uji coba yang pernah dilakukan sebelumnya menunjukkan bahwa pesawat ini belum begitu sempurna. Hal tersebut terbukti, ketika pada tahun 2003 yang lalu, kendaraan ini jatuh ketika proses uji coba. Tentu sebagai salah satu sarana transportasi, keamanan menjadi hal yang terpenting untuk dijaga.

Mobil tanpa kemudi (Driveless car) di Amerika Serikat

Untuk bentuk inovasi yang satu ini, sepertinya sudah tidak terdengar asing lagi. Mobil tanpa kemudi (driveless car) memang sudah menjadi salah satu bentuk inovasi yang telah banyak diimajinasikan, dan seringkali muncul di film-film fiksi soal teknologi yang satu ini.

Pengembangan mobil pintar ini sendiri sebenarnya dilakukan di banyak negara. Salah satunya ada di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat.

Mobil tanpa kemudi ini direncanakan akan menjadi salah satu kendaraan yang dipakai di jalanan Amerika Serikat. Keberadaan mobil dengan kemudi otomatis ini diharapkan dapat mengurangi angka kecelakaan akibat kelalaian pengemudi.

Driveless Car Buatan Google

Driveless Car Buatan Google

Driveless car ini akan dirancang untuk dapat merasakan kondisi di sekitarnya, sehingga dapat mengatur kecepatan sesuai dengan karakter jalurnya, serta menjaga keselamatan kendaraan lain disekitarnya.

Hal yang paling dikhawatirkan dari kendaraan ini adalah sisi keselamatannya. Kerguan tentang kemampuan mesin ini untuk ‘selalu benar’ saat berkendara masih menjadi perhatian.

Uji coba terus dilakukan untuk memastikan hal tersebut. Mobil ini untuk rintisan awalnya akan diberikan jalur khusus, dengan kecepatan yang tidak terlalu tinggi.

Apabila uji coba tersebut berhasil, maka produk ini akan segera dipasarkan secara global. Mobil kemudi otomatis ini diperkirakan akan dijual secara komersil sekitar tahun 2020 nanti.

tags: , ,

Komentar ditutup.