Home » Internet » Situs Crowdfunding Wujudkan.com Ditutup, Ini Alasannya

Situs Crowdfunding Wujudkan.com Ditutup, Ini Alasannya

Jumat, Februari 24th 2017. | Internet, Startup

Startup digital di Indonesai berkembang dengan cukup pesat.

Peningkatan jumlah startup di Indonesia menunjukkan angka kenaikan yang signifikan. Bisnis startup digital semakin dilirik khususnya bagi para pengembang berusia muda.

Namun dibalik itu semua, bisnis startup digital tidak dijalankan semudah membalikkan tangan.

Kerja keras para kreatornya mutlak diperlukan. Hal tersebut juga harus dipadukan dengan tim bisnis yang melakukan promosi untuk memperkenalkan digital startup mereka.

Kondisi ini semakin dipersulit dengan persaingan yang semakin tinggi dan menyebabkan beberapa startup digital harus rela untuk menutup bisnisnya lebih cepat akibat keuntungan yang didapatkan tidak sesuai dengan ekspektasi.

Inilah yang akan kita bahas! Semoga dapat memberikan ilmu baru dalam mengelola sebuah bisnis startup.

Nah, pembahasan ini kita kali ini akan mengambil salah salah satu contoh mengenai kondiri startup Wujudkan. Situs buatan anak negeri ini di awal bulan mengeluarkan pengumuman yang cukup mengejutkan banyak pihak.

Dalam pernyataannya, disebutkan bahwa startup Wujudkan akan ditutup bulan Maret mendatang, dan atas dasar tersebut, mulai bulan Februari ini situs penggalangan dana ini sudah tidak menerima kreasi baru dari para anggotanya.

wujudkan

wujudkan

Tentu hal ini cukup disayangkan, mengingat situs ini telah memberikan banyak manfaat khususnya untuk membantu terwujudnya ide-ide kreatif para anggotanya yang ditampilkan melalui situs ini.

Mari simak ulasan lengkapnya, Cekidot!

Sekilas tentang Startup/Situs Wujudkan

Wujudkan adalah situs yang berupaya untuk mendukung industri kreatif dengan cara platform crowd funding.

Dengan sistem ini, para kreator melakukan kampanye dan mempromosikan ide-ide kreatifnya di situs Wujudkan, dengan harapan akan ada orang/pihak lain yang bersedia untuk menyumbangkan dana demi terwujudnya ide tersebut.

Para pemilik ide ini harus terlebih dahulu mendaftar untuk bergabung ke dalam situs Wujudkan. Setelah itu, mereka mengirimkan ide kreatifnya tersebut.

Ide ini akan diterima oleh Tim Wujudkan dan diseleksi terlebih dahulu.

Apabila dirasa menarik, maka ide kreatif tersebut akan ditampilkan di halaman situs Wujudkan.

Durasi waktu tayang ide tersebut dibatasi sekitar 1-2 bulan. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada ide kreatif lain untuk ditayangkan di situs ini.

Ide kreatif yang ditampilkan situs ini cukup beragam. Mulai dari proyek pembuatan film, pencetakan buku, perancangan aplikasi pintar, bisnis, program-program pendidikan, kegiatan-kegiatan sosial, hingga acara kebudayaan.

Sejak diluncurkan pada tahun 2012 yang lalu, Wujudkan telah mampu mewujudkan beberapa ide kreatif yang ditampilkannya.

Dana yang berhasil terkumpul cukup beragam pada masing-masing proyek, dari yang bernilai ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah.

Hingga akhirnya pada awal Februari 2017, Mandy Ibrahim, CEO Wujudkan, mengumumkan penutupan situs ini pada bulan Maret mendatang.

Penggalangan dana kurang berhasil

Alsan utama penutupan Wujudkan ini adalah kurang berhasilnya penggalangan dana yang dilakukan.

Berdasarkan pernyataan dari CEO Wujudkan, disebutkan bahwa penggalangan dana yang berhasil dilakukan tidak pernah lebih dari 12% proyek saja.

Itu berarti, dalam 100 proyek yang ditampilkan, hanya 12 proyek saja yang kemudian sukses mendapatkan dana sesuai dengan nominal yang diinginkan.

Baca Juga:

Sedangkan sisanya, mengalami kegagalan karena dana yang didapatkan masih kurang dari yang dibutuhkan.

Tim Wujudkan merasa jumlah tersebut masih sangat sedikit. Hal tersebut tergambar dari pernyataan dari CEO Wujudkan:

“….kami harus menghadapi kenyataan bahwa selama lima tahun berjalan, jumlah kreasi yang yang sukses menggalang dana tidak pernah lebih dari 12%. Ini sebuah angka yang bagi kami terlalu sedikit. Selama lima tahun kami terus berupaya untuk meningkatkanya dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang kami punya. Namun, angka ini tidak juga meningkat.”

Menggalang dana memang bukanlah pekerjaan yang mudah.

Perlu dilakukan kampanye yang intensif, tidak hanya oleh Tim Wujudkan, tetapi juga diperlukan peran aktif dari kreator itu sendiri dalam mempromosikan ide kreatifnya tersebut.

Biaya operasional yang besar

Keberhasilan penggalangan dana menjadi hal yang sangat penting untuk keberlangsungan Wujudkan sebagai sebuah startup digital.

Sangat sedikitnya proyek kreatif yang berhasil terwujud menyebabkan dari sisi finansial yang diperoleh situs platform crowd funding ini tidak begitu menguntungkan.

Bahkan bisa dikatakan cenderung mengalami kerugian. Wujudkan bukanlah sebuah lembaga dana, akan tetapi sebuah badan usaha.

Wujudkan bukanlah lembaga yang menjadi penyumbang dana dari kreasi-kreasi yang dikampanyekan oleh para kreatornya.

Akan tetapi, Wujudkan adalah sebuah badan usaha yang mendapatkan bagian keuntungan dari setiap kreasi yang berhasil untuk diwujudkan.

Kondisi tersebut menyebabkan biaya operasional yang harus ditanggung oleh startup ini menjadi terlalu besar, karena jumlah pemasukan yang didapatkan tidak terlalu besar.

Jumlah pengeluaran yang lebih banyak dibandingkan dengan pendapatan tersebut sepertinya membuat startup digital yang diluncurkan pada tahun 2012 yang lalu ini terus mengalami kerugian.

Dari segi bisnis kondisi demikian tidak terlalu menguntungkan atau disebut pailit, dan membuat perusahaan tidak memiliki banyak pilihan untuk menghindari kerugian lebih banyak lagi selain dengan cara menutup situs Wujudkan yang dikelolanya ini.

Berhenti pada 31 Maret 2017

Dengan berbagai permasalahan yang dirasakan tim Wujudkan, maka dengan berat hati situs atau startup yang telah berjalan selama lima tahun akan berhenti dioperasikan mulai bulan Maret mendatang.

Wujudkan direncanakan akan benar-benar dihentikan dan ditutup operasinya pada tanggal 31 Maret nanti.

Penutupan situs ini tidak dilakukan secara tergesa-gesa, melainkan dengan beberapa tahapan.

Hal tersebut dilakukan dengan sedikit demi sedikit melakukan kebijakan cut off kreasi baru, atau pengurangan yang dilakukan secara bertahap.

Kebijakan ini dimaksudkan agar jumlah kreasi yang masuk ke situs ini akan berkurang dari waktu ke waktu, dan pada akhirnya nanti akan habis sama sekali.

Tim Wujudkan nampaknya masih ingin menghormati beberapa kreasi yang masih menggalang dana di situsnya, dan memilih untuk menunggu waktu yang tepat untuk benar-benar menghentikan operasional startup digital tersebut.

Dengan demikian, secara otomatis Wujudkan sudah tidak lagi menerima kreasi baru di bulan Februari ini, dan mempersiapkan diri untuk menutup halamannya di bulan Maret mendatang.

Dipindahkan ke WordPress

Ketika penutupan situs telah dilakukan, bukan berarti seluruh data dan informasi yang pernah disajikan pada Wujudkan akan benar-benar hilang dan dihapus.

Tim Wujudkan masih berusaha untuk menjaga informasi-informasi tersebut.

Baca Juga:

Setelah penutupan dilakukan secara resmi, maka nanti informasi-informasi yang pernah dimuat di Wujudkan (misalnya artikel-artikel motivasi, tips-tips enterpreneur, dan kampanye para kreator) akan dipindah ke WordPress agar tetap dapat diakses.

Untuk para kreator yang pernah menampilkan ide kreatifnya di Wujudkan, dan melakukan kampanye untuk penggalangan dana, juga tidak perlu cemas.

Informasi terkait kegiatan mereka tersebut akan tetap dijaga dan disimpan.

Selain itu, para kreator akan dikirimkan laman statis dari setiap kampanye yang dilakukan supaya dapat dipasang di blog masing-masing.

Hal tersebut dilakukan oleh Wujudkan untuk memfasilitasi para kreator yang tetap ingin berkampanye soal ide kreatifnya tersebut di situs-situs crowdfunding yang lainnya.

11 kreasi tersisa

Saat ini, tercatat masih ada 11 kreasi tersisa yang sedang menggalang dana di halaman Wujudkan.

11 kreasi ini sepertinya akan menjadi kreasi terakhir yang ditampilkan di situs ini, sebelum ditutup Maret nanti.

Beberapa kreasi tersebut antara lain buku The Jadugar, proyek film “Sekar Menari, Menari Seorang Diri”, film “Pulung Gantung”, film pendek “Terdampar”, “Kopi Hitam”, “Yang Menguap di Udara”, dan “Tininggal”.

Sebagian besar kreasi tersebut masih memiliki sisa hari pengumpulan dana 10-24 hari.

Beberapa ada yang telah berhasil mengumpulkan dana yang dikumpulkan, dan sebagian lainnya masih terus berusaha mendapatkan targetnya.

Bagaimanapun, kita patut mengapresiasi situs-situs semacam Wujudkan ini.

Keberadaannya selama lima tahun terakhir telah memberikan banyak manfaat kepada mereka yang ingin mewujudkan ide-ide kreatifnya.

Keberadaan startup digital seperti Wujudkan perlu untuk terus dikembangkan lagi demi mendorong pertumbuhan industri-industri kreatif yang ada di tanah air.

Sangat disayangkan memang. Tapi kali ini kita hanya bisa berharap, mati satu tumbuh seribu.

Semoga ditutupnya situs Wujudkan ini akan diganti dengan kemunculan startup-startup digital kreatif baru yang lainnya. Semoga.

tags: , ,

Komentar ditutup.